Edubridge Kelapa Gading

Jl. Boulevard Timur Raya Blok NE 1 no. 58, RT.8/RW.12, East Kelapa Gading, Kelapa Gading, North Jakarta City, Jakarta 14240

steve jobs kuliah jurusan bidang teknologi

5 Jurusan Kuliah Bidang Teknologi Buat Kamu yang Pengen Jadi The Next Steve Jobs!

Bridgers, kalau ngomongin jurusan kuliah teknologi, kamu pasti langsung kebayang sosok besar seperti Steve Jobs. Nama-nya sudah sangat melekat di dunia teknologi sebagai sosok jenius di balik produk-produk ikonik Apple.

Jobs adalah seorang visioner yang berhasil merubah cara manusia berkomunikasi, bekerja, hingga mendengarkan musik lewat desain produk yang simpel dan ikonik.

Bridgers, tertarik jadi kaya Steve Jobs? Kira-kira, apa harus jago coding dan teknologi? Jawabannya, nggak harus lho!

Yuk, kita lihat lebih dalam sosok Steve Jobs, apa saja kelebihannya, dan jurusan kuliah bidang teknologi apa yang dapat membuat seseorang selangkah lebih dekat menjadi pribadi visioner.

Siapa Sebenarnya Steve Jobs?

Steve Jobs lahir pada tahun 1955. Sejak muda, Jobs sudah menunjukkan rasa ingin tahu yang besar, tidak hanya pada teknologi, tetapi juga pada hal-hal di luar bidang teknik. 

Saat menempuh pendidikan di Reed College (US), ia memutuskan untuk mengambil kelas kaligrafi, hanya karena tertarik pada keindahan huruf dan desain.

Sepuluh tahun kemudian, saat mendesain komputer Mac pertama, pengetahuannya tentang tipografi itulah yang membuat Apple menjadi pelopor dalam menghadirkan berbagai jenis huruf yang indah dan elegan di layar komputer. 

Bersama rekannya, Steve Wozniak yang jago coding dan dikenal sebagai Woz, Jobs mendirikan Apple dengan visi “komputer itu tidak harus terlihat seperti benda yang sulit dipakai, namun bisa menjadi hal yang indah, intuitif, dan personal”.

Dibalik Kesuksesan Steve Jobs di Dunia Teknologi

Steve Jobs seringkali dikenal sebagai pembicara yang hebat di atas panggung. Namun, kemampuannya jauh lebih dari itu. 

Woz sendiri pernah mengatakan bahwa Jobs bukanlah natural-born leader. Jobs justru mengembangkan berbagai kemampuannya karena sadar bahwa dirinya bukanlah seorang engineer

Berikut beberapa mindset dan strengths Steve Jobs yang wajib kamu tahu:

  1. Ahli Strategi: Jobs mampu membaca pasar dan tahu kapan waktu yang tepat untuk beralih dari prosesor PowerPC ke Intel. Kenapa diganti? PowerPC saat itu bikin laptop cepat panas dan boros baterai. Jobs pindah ke Intel agar produk Apple bisa lebih tipis, kencang, dan baterainya awet.
  2. Leadership: Jobs adalah visioner yang perfeksionis. Ia memimpin dengan standar tinggi, berani membuang fitur yang tidak penting agar bisa fokus pada inovasi.
  3. Excellent Communicator: Kemampuannya ini juga hasil dari latihan keras dan pengembangan diri. Jobs bisa terlihat begitu natural di atas panggung karena ia berlatih berjam-jam sebelum presentasi.
  4. Simplicity: Jobs membuktikan ini lewat desain produknya, mulai dari mouse Macintosh yang hanya punya satu tombol, hingga iPhone yang akhirnya menyingkirkan tombol fisik.

Ingin Jadi Kayak Steve Jobs? Ini Beberapa Rekomendasi Jurusan Kuliah Teknologi yang Bisa Kamu Lirik

1. Product Design Engineering

Di jurusan Product Design Engineering, kamu akan belajar rahasia di balik menciptakan produk yang terasa natural saat digunakan.

Kamu akan didorong untuk menciptakan produk yang seamless (mulus) dan punya fungsi yang tepat bagi pengguna.

Bridgers akan belajar tentang Mechanics of Materials dan Human Factors, yaitu memikirkan posisi tombol atau lekukan supaya pas di tangan manusia. Kamu juga akan diajarkan cara Project Management, mulai dari ide coret-coretan di kertas sampai benar-benar menjadi sebuah produk

Peluang kariermu sangat luas di berbagai industri kreatif dan manufaktur. Kamu bisa menjadi Product Development Engineer, Industrial Designer, hingga R&D Engineer.Kamu juga bisa mengantongi estimasi gaji berkisar antara $80.000 – $120.000+ per tahun.

2. Computer Science & Artificial Intelligence

Jobs memang bukan seorang ahli coding, tapi dia paham bahwa teknologi harus bisa membantu manusia. 

Dengan jurusan ini, kamu akan menciptakan sistem yang bisa belajar dan mempermudah hidup user, persis seperti bagaimana Apple mengintegrasikan fitur AI tanpa membuat pengguna merasa kesulitan.

Kamu akan mendalami Machine Learning, Computer Vision, hingga pengembangan AI masa depan. Intinya, kamu belajar bagaimana membuat teknologi yang bisa “melihat” dan merespons lingkungan sekitarnya dengan tepat.

Mulai dari Gen AI Engineer, Software Developer, hingga AI di berbagai perusahaan teknologi global atau lembaga riset, bisa banget kamu coba. Untuk pendapatan, kamu bisa mengantongi estimasi antara $95.000$140.000+ per tahun.

3. Human Computer Interaction (HCI)

HCI adalah jurusan yang paling dekat dengan filosofi Steve Jobs. Sebelum iPhone ada, layar sentuh sudah ada, tapi tampilan UI/UX kelihatan rumit. 

Jurusan ini adalah tempat di mana kamu belajar menjadi “penerjemah” antara keinginan manusia dan keterbatasan mesin.

Kamu akan mendalami psikologi pengguna, merancang tampilan (interface), hingga melakukan usability testing. Proses ini sangat penting untuk memastikan sebuah produk benar-benar nyaman dipakai user sebelum akhirnya masuk ke pasar.

Kariernya pun sangat keren, mulai dari UX Researcher yang menganalisis perilaku pengguna, Interaction Designer, hingga menjadi seorang Product Manager. Lulusan jurusan ini sangat dihargai tinggi sekitar $75.000$110.000+ per tahun.

4. Robotics & Intelligent Systems

Steve Jobs selalu ingin membawa tren masa depan ke masa kini. Di jurusan ini, kamu akan belajar cara menciptakan mesin yang pintar dan bisa berpikir sendiri. 

Mulai dari hal-hal mekanik dengan AI agar sebuah alat, entah itu robot industri atau alat bantu medis, bisa bergerak dengan efisien. Fokus utamanya adalah Engineering, Mechanic, dan AI.

Setelah lulus, kamu bisa berkarier sebagai Robotics Engineer, Computer Vision Engineer, atau Robotics Operating System Specialist (ROS). Untuk pendapatan, bidang ini sangat menjanjikan. Seorang fresh graduate di industri ini bisa mendapatkan estimasi gaji antara $75.000 $110.000+ per tahun.

5. Interactive Media Technology

Jurusan ini adalah tempat kamu belajar “seni bercerita melalui teknologi”. Jobs menggunakan grafis yang indah di Mac, nah di sini kamu akan belajar membangun kesan indah dan bagus akan suatu produk.

Kamu akan mendalami cara membuat Animation, Motion Graphics, hingga teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Peluang kariernya mulai dari Creative Technologist di agensi digital, XR Developer, hingga menjadi Interactive Media Designer untuk brand global. Sebagai fresh graduate di industri kreatif ini, kamu bisa mengantongi kisaran gaji antara $60.000$90.000+ per tahun.

Masih Ragu Pilih Jurusan? Temukan Potensimu Disini!

Masih ragu atau malah makin bingung karena pilihan jurusan kuliah bidang teknologi terlalu banyak? Tenang, itu wajar banget kok! Memilih jurusan bukan cuma soal ikut-ikutan, tapi soal menemukan mana yang paling pas dengan vibe dan potensi diri kamu yang sebenarnya.

Daripada cuma dikira-kira, mending cari tahu jawaban pastinya sekarang. Yuk, daftar MyFuture Psychotest! Cuma butuh beberapa menit untuk dapat hasil yang akurat dan bantu kamu pilih jalan masa depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *