Bridgers, University of Oxford merupakan tipe kampus di Inggris dengan beragam pilihan jurusan bergengsi. Makanya, ada banyak student internasional yang bermimpi untuk bisa kuliah di sana.
Sebagai salah satu kampus tertua di dunia, Oxford menjadi impian pelajar global berkat kualitas pendidikannya. Oxford juga berhasil mencetak tokoh besar dunia seperti Stephen Hawking hingga Dorothy Hodgkin.
Nah, kalau bisa masuk Oxford, jurusan apa sih yang paling favorit? Buat kamu yang pengen banget kuliah di kampus ranking 4 top dunia ini, ini dia jurusan terbaik di University of Oxford!
Jurusan Favorit di University of Oxford
Beberapa jurusan ini jadi incaran karena Oxford nggak cuma kuat di teori, tapi juga di riset, mengajari cara berpikir kritis, dan peluang besar untuk membangun networking global.
Baik di jurusan Medicine, Computer Science, maupun jurusan lainnya, semuanya diajar oleh akademisi top dengan fasilitas dan lingkungan belajar yang bikin lulusannya siap bersaing di level internasional.
1. Medicine
Berdasarkan Times Higher Education Subject Ranking 2026, jurusan Medicine Oxford menempati peringkat nomor 1 dunia. Salah satunya karena risetnya yang telah berdampak global dan berkontribusi besar melalui pengembangan vaksin COVID-19.
Tim peneliti dari University of Oxford bekerja sama dengan perusahaan Inggris AstraZeneca mengembangkan vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca, yang dipakai di banyak negara untuk membantu melawan pandemi.
2. Computer Science
Jurusan ini fokus mempelajari cara kerja komputer dan bagaimana teknologi bisa dipakai untuk memecahkan masalah di dunia nyata, cocok buat kamu yang suka logika, sistem, dan mengulik hal teknis.
Berdasarkan Times Higher Education Subject Ranking 2026, jurusan Computer Science Oxford menempati peringkat nomor 7 dunia. Mahasiswa Computer Science belajar pemrograman, algoritma, artificial intelligence, data science, hingga cybersecurity.
Banyak alumni CS Oxford kerja di Big Tech, data scientist, atau bangun startup sendiri. Seperti Reid Hoffman Alumni Oxford (Rhodes Scholar) dan co-founder LinkedIn.
Computer Science Oxford juga punya keuntungan dari kerjasama jangka panjang dengan OpenAI Oxford resmi menjalin kolaborasi 5 tahun dengan OpenAI untuk riset dan pendidikan AI, memberi mahasiswa dan peneliti akses ke model AI terbaru seperti versi ChatGPT Edu.
3. Biomedical Science
Jurusan ini fokus memahami cara kerja sel, sistem tubuh, dan otak manusia, serta bagaimana penyakit muncul dan bisa diatasi.
Kamu bakal belajar biologi molekuler dan seluler, sistem tubuh utama, neuroscience, hingga eksperimen laboratorium, plus kesempatan melakukan riset mandiri di akhir studi.
Oxford bekerjasama dengan perusahaan besar di industri farmasi, salah satunya GSK (GlaxoSmithKline). Lewat kolaborasi Experimental Medicine Collaboration, GSK investasi puluhan juta pound ke Oxford untuk riset dan uji klinis yang fokus buat memahami dan mengobati penyakit inflamasi secara lebih cepat dan akurat.
Serta menggabungkan keahlian Oxford dan GSK buat menciptakan obat dan terapi baru yang langsung diuji di fasilitas klinis Oxford. Kerja sama ini menunjukan gimana jurusan seperti Medicine dan Biomedical Science di Oxford berikatan langsung dengan industri kesehatan global dan bukan sekadar teori doang.
4. Economics and Management
Jurusan yang memadukan cara kerja ekonomi dan ilmu manajemen organisasi. Jadi, kamu belajar kenapa seseorang, perusahaan, dan pemerintah bikin keputusan, serta bagaimana sumber daya dipakai secara efektif di dunia nyata.
Di Oxford, mahasiswa mempelajari perilaku pasar, strategi bisnis, finance, hingga teori organisasi dengan pendekatan analisis yang kuat dan aplikatif.
Menariknya, jurusan ini terhubung dengan peluang riset dan kerja sama industri, yaitu Oxford dan Hyundai Motor Group membuat Oxford-Hyundai Foresight Centre, sebuah pusat penelitian bersama yang fokus buat menganalisis tren masa depan, teknologi baru, dan dinamika ekonomi global, sehingga mahasiswa punya peluang ikut riset yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.
5. Geography and Environmental
Jurusan ini belajar tentang hubungan antara manusia dan lingkungan dari sisi ilmiah dan sosial. Misalnya perubahan iklim, keberlanjutan, urbanisasi, budaya, sampai data spasial dan fenomena global yang terjadi di bumi.
Oxford menempati peringkat No.1 dunia untuk Geography di QS World University Rankings by Subject 2025 karena kualitas riset dan pengajarannya.
Selama kuliah, kamu nggak hanya duduk di kelas, ada juga fieldwork seperti observasi lingkungan langsung, riset data, dan kunjungan lapangan. Plus latihan analisis statistik dan metode penelitian yang bikin kamu paham bagaimana pakai ilmu geografis untuk jawab masalah nyata.
Jurusan Geography juga relevan dengan tantangan global seperti net zero, yaitu untuk seimbangkan emisi gas rumah kaca dengan penyerapan karbon agar pemanasan global bisa dihentikan. Jurusan ini bantu kamu paham bagaimana perubahan iklim, dampaknya ke lingkungan dan masyarakat.
6. Engineering
- Jurusan teknik yang fokus menerapkan sains dan matematika, cocok buat kamu yang suka logika, matematika, dan inovasi.
Di tahun awal, mahasiswa belajar dasar semua cabang teknik, lalu di tahun lanjutan bisa memilih fokus seperti biomedical, chemical, civil, electrical, information, atau mechanical engineering.
Keunggulan jurusan ini terlihat dari dampak risetnya terhadap kehidupan, salah satunya lewat teknologi OrganOx hasil riset Oxford yang memenangkan MacRobert Award 2025, penghargaan teknik paling bergengsi di Inggris, karena inovasinya membantu memperpanjang masa simpan organ untuk transplantasi.
Lulusan Engineering Science punya prospek luas di teknologi, energi, manufaktur, konsultasi, hingga riset lanjutan.
7. Law
Jurusan Law (Jurisprudence) mempelajari cara kerja sistem hukum, prinsip keadilan, dan aturan yang mengatur masyarakat, dari perspektif teori sampai praktek.
Di Oxford, kamu bakal banyak baca kasus dan undang-undang, diskusi intens bareng dosen dan teman, serta menyusun argumen yang tajam. Skill penting bukan cuma buat jadi lawyer, tapi juga buat ngadepin masalah kompleks di berbagai bidang.
Keunggulannya terlihat dari pengaruh globalnya, akademisinya terlibat dalam penyusunan buku hukum dan materi ajar yang diterbitkan oleh Oxford University Press. Buku ini dipakai oleh mahasiswa serta pengajar hukum di seluruh dunia.
Lulusannya banyak lanjut jadi solicitor (penasihat hukum) atau barrister (pengacara). Tapi, gelar ini juga membuka peluang di konsultasi, pemerintahan, organisasi internasional, dan sektor strategis lain yang butuh kemampuan analisis dan argumentasi kuat.
Jadi, Mana Jurusan University of Oxford yang Cocok Buat Kamu?
University of Oxford punya banyak jurusan keren dengan karakter yang beda-beda. Ada yang fokus ke sains, teknologi, bisnis, lingkungan, sampai hukum, semuanya sama-sama bergengsi dan punya prospek global.
Tapi ingat, jurusan terbaik itu bukan yang paling terkenal, melainkan yang paling cocok sama kamu.
Yuk, daftar MyFuture Psychotest buat bantu kamu memahami potensi diri, minat, dan arah karier biar langkahmu menuju kampus impian kayak Oxford!
