Jurusan baru di era AI semakin banyak bermunculan seiring pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI). Bridgers juga pasti sudah nggak asing lagi dengan ChatGPT, Gemini, atau teknologi AI lainnya, kan? Saat ini, AI sudah digunakan di berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, bisnis, hingga industri kreatif.
Dengan perkembangan teknologi, banyak perusahaan mencari talenta yang tidak hanya bisa menggunakan AI. Tetapi juga memahami cara mengembangkan dan mengelola teknologi AI secara bertanggung jawab.
Itulah mengapa banyak universitas menghadirkan jurusan baru di era AI yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Jadi, apa saja jurusan baru yang hadir di era teknologi sekarang ini? Yuk, simak daftarnya!
Apa Saja Jurusan Baru yang Muncul di Era AI?
1. AI Ethics and Society
Belakangan ini, AI banyak disalahgunakan untuk membuat deepfake, menyebarkan informasi palsu, bahkan mengancam privasi data. Karena itu, seiring dengan semakin luasnya penggunaan AI, kebutuhan akan aturan dan pengelolaan teknologi ini juga semakin meningkat.
University of Cambridge menghadirkan program studi AI Ethics and Society yang mempelajari etika, kebijakan, dan dampak teknologi ini terhadap masyarakat.
Di jurusan ini, kamu akan fokus mempelajari cara membuat aturan penggunaan AI, melindungi privasi data, memahami dampak AI bagi masyarakat. Kemudian, kamu juga harus memastikan teknologi ini tetap berjalan secara aman.
Setelah lulus dari jurusan ini, kamu dapat berkarier sebagai seorang AI Policy Analyst, AI Ethics Consultant, and AI Governance Specialist. Rata-rata gaji yang akan kamu dapatkan sekitar $85.000 – $125.000/year.
2. Robotics and Intelligent Systems
Saat ini, banyak perusahaan yang menggunakan AI agar proses kerja menjadi lebih efisien di berbagai industri. Tetapi tidak hanya itu, teknologi ini juga mulai diterapkan pada robot yang dapat bekerja layaknya manusia. Salah satu contohnya adalah robot Optimus dari Tesla, untuk membantu berbagai aktivitas manusia.
Itulah kenapa, Cardiff University menghadirkan program studi Robotics and Intelligent Systems. Di jurusan ini kamu akan mempelajari robotika, machine learning, computer vision, sensor dan sistem kontrol. Kamu juga akan belajar cara mengembangkan dan menerapkan AI untuk merancang robot yang dapat bekerja secara otomatis di dunia nyata.
Lulusan jurusan ini dapat berkarier sebagai seorang Robotics Engineer, Automation Specialist, AI Engineer, atau Robotics Software Developer. Rata-rata gaji yang akan kamu dapatkan sekitar $105.000 – $125.000/year.
3. Human-Centered AI
Bridgers, merasa gak sih, kalau tools AI seperti ChatGPT dan Gemini semakin seamless? Nah, hal itu terjadi karena munculnya ilmu Human-centered AI. Oleh sebab itu, Newcastle University menghadirkan program studi ini yang berfokus pada pengembangan teknologi AI yang mudah untuk setiap orang gunakan, aman, dan sesuai dengan kebutuhan manusia.
Di jurusan ini, kamu akan mempelajari cara merancang AI, User Interface (UI), User Experience (UX), interaksi antara manusia dan teknologi, dan desain produk digital.
Ketika lulus, kamu berkesempatan untuk berkarier sebagai seorang UI/UX Designer, UX Researcher, Human-Centred AI Designer, atau AI Product Designer dengan rata-rata gaji yang akan kamu dapatkan sekitar $105.000 – $145.000/year.
4. Language Science
Sekarang ini, banyak teknologi AI yang bisa lebih mudah berkomunikasi dengan manusia. Kamu pasti pernah kan menggunakan Google Translate, atau asisten virtual seperti Siri? Nah, semua teknologi itu adalah contoh AI yang dapat memahami bahasa manusia.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Lancaster University menghadirkan program studi Language Science yang berfokus pada cara teknologi memahami dan memproses bahasa manusia.
Di jurusan ini, kamu akan mempelajari linguistik, Natural Language Processing (NLP), AI Technology, Speech and Language Technology, analisis bahasa, serta cara mengembangkan sistem AI yang dapat berkomunikasi secara lebih alami dengan manusia.
Setelah lulus, kamu dapat berkarier sebagai seorang Natural Language Processing Specialist, Conversational AI Designer, atau Speech Technology Engineer dengan rata-rata gaji yang akan kamu dapatkan sekitar $125.000 – $145.000/year.
5. AI & Enterprise Management
Banyak perusahaan seperti marketplace, bank, hingga perusahaan e-commerce kini mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi dalam mengambil keputusan bisnis. Salah satu contohnya adalah AI chatbot yang adadi marketplace seperti Shopee untuk membantu menjawab pertanyaan pelanggan dengan lebih cepat tanpa harus.
Karena hal tersebut, Technological and Higher Education Institute of Hong Kong (THEi) menghadirkan program studi AI & Enterprise Management yang berfokus pada penerapan AI dalam strategi bisnis.
Di jurusan ini, kamu akan mempelajari penerapan AI dalam dunia bisnis, business analytics, manajemen proyek, pengembangan produk digital, strategi bisnis, serta cara memanfaatkan AI untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
Setelah lulus, kamu berpeluang berkarier sebagai seorang Product Manager, Business Analyst, atau AI Business Consultant dengan rata-rata gaji yang akan kamu dapatkan sekitar $95.000 – $125.000/year.
6. Content Creation
Dengan adanya perkembangan AI yang semakin meluas, membuat proses pembuatan konten menjadi lebih cepat dan efisien. Sekarang, banyak kreator menggunakan Claude untuk mencari ide konten, Canva AI untuk membuat desain, hingga CapCut AI untuk mengedit video lebih cepat meski begitu, kreativitas manusia tetap menjadi faktor utama.
Namun, perusahaan tetap membutuhkan kreator yang mampu menghasilkan ide kreatif, memahami kebutuhan audiens, dan memanfaatkan AI untuk membuat konten yang menarik. Nah Nottingham Trent University kemudian menghadirkan program studi Content Creation.
Di jurusan ini, kamu akan mempelajari strategi content marketing, pembuatan konten digital, sosial media, video production, storytelling, branding, serta cara memanfaatkan AI untuk mendukung proses pembuatan konten.
Ketika lulus, kamu berkesempatan berkarier sebagai Content Creator, Social Media Specialist, atau Digital Marketing Specialist dengan rata-rata gaji yang akan kamu dapatkan sekitar $55.000 – $70.000/year.
Lalu, Jurusan AI Mana yang Akan Kamu Pilih?
Bridgers, perkembangan AI tidak hanya mengubah cara kita belajar dan bekerja, tetapi juga melahirkan banyak jurusan baru yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini bahkan masa depan. Setiap jurusan menawarkan fokus pembelajaran dan peluang karier yang berbeda-beda.
Maka dari itu, penting untuk memilih jurusan yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga sesuai dengan minat, bakat, dan potensi diri kamu.
Apakah kamu sudah siap untuk berkarier di dunia AI? Atau masih bingung? Yuk, coba daftar MyFuture Psychotest untuk mengenali potensi diri, minat, bakat, serta arah karier yang sesuai!
